New Design

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label nokia lumia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nokia lumia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 11 Februari 2014
Brand Baru Nokia di PestaGadget Dunia

Brand Baru Nokia di PestaGadget Dunia

Menjelang Mobile World Congress (MWC) 2014, gosip mengenai handset terbaru Nokia sudah ramai berseliweran. Ada satu lagi perangkat baru Nokia yang membuat penasaran.

Dikutip dari Ubergizmo, Senin (10/2/2014), rampungnya proses akuisisi Nokia atas Microsoft, bakal menghasilkan sebuah brand hardware baru. Nah, brand hardware ini kabarnya diperuntukkan bagi smartwatch Nokia yang santer dikabarkan akan dirilis tahun ini.

Seperti apa desain smartwatch dan fiturnya, belum ada informasi lebih detail. Belakangan, sejumlah foto yang diklaim sebagai smartwatch Nokia memang bermunculan di berbagai situs dan blog teknologi.

Wearable gadget ini kabarnya akan dipimpin oleh Head of Emerging Device Axel Meyer dan Peter Skillma. Tampil beda dengan smartwatch lain yang sudah ada, sejumlah fungsi khas Nokia akan dibenamkan di gadget ini, salah satunya Nokia Morph.

Sebelumnya, banyak yang mengira smartwatch Nokia akan menampakkan diri di perhelatan Nokia World yang digelar di Abu Dhabi, Oktober 2013 silam. Sayangnya, parade gadget Nokia kala itu tidak memunculkan smartwatch. Gosip kemunculannya di ajang ini pun nihil.

Apakah ajang MWC 2014 akan memunculkannya? Tampaknya publik memang masih harus bersabar untuk mengetahuinya. Nokia sendiri belum memberikan keterangan terkait laporan ini. Perusahaan asal Finlandia ini pun sebelumnya belum pernah menyebutkan apapun soal penggarapan smartwatch.

Baca Juga :
Senin, 27 Januari 2014
Android Nokia Normandy Sudah masuk ke Indonesia

Android Nokia Normandy Sudah masuk ke Indonesia

Kabar bahwa Nokia akan meluncurkan ponsel pintar berbasis Android semakin mendekati kenyataan. Bocoran demi bocoran, baik foto, maupun spesifikasi dari ponsel yang kabarnya bernama Normandy itu, makin sering muncul.

Menurut informasi yang beredar dalam industri teknologi, Nokia Normandy diberi kode RM-980. Beberapa situs berita teknologi juga mengabarkan hal serupa.

Yang mengejutkan, ponsel Android Nokia ini ternyata sudah "mendarat" di Indonesia. Nokia diam-diam telah mengajukan permohonan sertifikasi Nokia Normandy di Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Nah, ponsel dengan kode RM-980 tersebut sempat masuk dalam daftar uji perangkat di situs SDPPI pada 22 Januari 2014. Sayangnya, keberadaan data ponsel dengan kode RM-980 itu telah hilang/dihapus oleh pihak Ditjen SDPPI keesokan harinya.

Meski demikian, blog teknologi Nokianesia sempat menangkap screen capture keberadaan Normandy di situs Ditjen SDPPI.


Kepada KompasTekno, seorang sumber tepercaya yang telah melihat langsung Normandy mengatakan bahwa ponsel itu menggunakan sistem operasi Android versi 4.4 (Kitkat). Namun, Nokia memodifikasi tampilan Android agar terlihat seperti Windows Phone, yang terkenal dengan nuansa kotak-kotak.

Sumber itu juga mengatakan, Normandy mendukung fitur kartu SIM ganda, slot kartu memori MicroSD, serta menghilangkan semua layanan Google, seperti Play Store dan Google Maps.

Sebagai ganti Play Store, aplikasi-aplikasi Android dapat diunduh dari Nokia Store. Untuk aplikasi pengganti Google Maps, Normandy akan dibekali aplikasi peta andalan Nokia, Here.

Berdasarkan rumor yang beredar, Normandy akan diluncurkan Nokia dalam acara Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, bulan Februari mendatang. Untuk harga, Normandy akan mengincar segmen pasar menengah ke bawah di bawah harga 150 dollar AS. 

Baca Juga :
Minggu, 26 Januari 2014
Nokia `Lumia Android`Siap Meluncur di Indonesia

Nokia `Lumia Android`Siap Meluncur di Indonesia

Nokia sejak lama dikabarkan sedang membangun sebuah ponsel pintar yang ditenagai sistem operasi Android. Handset dengan nomor seri RM-980 yang memakai nama kode `Normandy` itu sempat beberapa kali muncul di internet melalui berbagai bocoran.

Namun Nokia masih tak bergeming terkait bocoran produk yang disebut-sebut sedang dikembangkannya itu. Kali ini sebuah informasi terbaru terkait Normandy kembali muncul dari balai uji perangkat Pos dan telekomunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Postel).

Berdasarkan informasi yang terdapat di laman resmi Postel, ponsel itu menyandang nomor seri RM-980. Perangkat yang tertulis dibuat di China tersebut diajukan pada tanggal 21 Januari 2014 dan dinyatakan sedang dalam proses sertifikasi (SP2 Sertifikat).

Nama PT Parastar Echoroindo tercantum sebagai pengaju sertifikasi perangkat buatan perusahaan asal Finlandia itu. Parastar Echorindo tak lain merupakan salah satu distributor Nokia yang juga memiliki jaringan retail Sentra Ponsel.


Seperti yang sudah banyak diberitakan, Nokia Normandy digadang-gadang sebagai ponsel Nokia yang berjalan di atas sistem operasi Android.

Handset yang kemungkinan akan masuk dalam keluarga Lumia itu diharapkan bakal menjadi kekuatan baru di pasar Android yang masih terus membesar.

Meskipun banyak bocoran yang sudah muncul terkait Nokia Normandy, tapi masih banyak orang yang meragukan ketersediaannya di pasaran. Nokia yang segera menjadi bagian dari Microsoft merupakan alasan bahwa Nokia kemungkinan besar tidak akan beralih dari Windows Phone ke Android.
Minggu, 19 Januari 2014
Nokia Siapkan Lumia 1520 Mini

Nokia Siapkan Lumia 1520 Mini

Seperti halnya produsen lainnya yang menyodorkan versi mini dari ponsel flagship-nya, Nokia pun tak mau kalah. Perusahaan yang kini dimiliki oleh Microsoft ini kuat diisukan tengah menggarap versi mini dari Lumia 1520 yang tak lama lagi muncul.

Versi mini artinya memiliki dimensi yang lebih kecil. Disebutkan Lumia 1520 Mini bakal mengusung ukuran layar 4,3 inch. Namun meski mengandalkan ukuran layar yang lebih kecil, ponsel yang konon akan mengusung nama Lumia 1520 V ini tetap akan menyodorkan resolusi full HD (1920x1080 pixel).


Bila benar, artinya Lumia 1520 V adalah ponsel 'mini' pertama yang menawarkan resolusi sedemikian besar. Tidak sampai disitu, Lumia 1520 V juga menawarkan kualitas kamera yang tak kalah ciamik dengan sang 'kakak' lewat kemampuan 14 MP berteknologi PureView andalan Nokia.

Adapun sektor jeroannya juga sangat mumpuni dengan RAM berukuran 2 GB dan memori internal sebesar 32 GB. Sayangnya prosesor apa yang akan mempersenjatainya masih belum terungkap.

Tapi yang jelas kemampuan baterai yang akan mentenagainya terbilang besar dengan 3000 mAh. Demikian seperti dikutip dari Phone Arena, Minggu (19/1/2014).

Baca Juga :
Senin, 06 Januari 2014
Nokia Lumia 1020, Smartphone Berkamera Super!

Nokia Lumia 1020, Smartphone Berkamera Super!

Kamera adalah salah satu aspek yang sangat dipertimbangkan saat akan membeli sebuah smartphone. Tidak jarang orang terpikat akan sebuah model karena tergoda dengan angka megapixel yang ditawarkan. Hal inilah yang akhirnya memicu perang megapixel antar vendor-vendor raksasa dan Nokia adalah salah satunya.

Produsen telepon seluler asal Finlandia yang tengah mencoba mengembalikan dominasi mereka ini melakukan lompatan. Dengan merilis Lumia 1020 yang dilengkapi kamera 41MP, Nokia telah membuat standar baru tentang kualitas kamera pada sebuah smartphone.

Resolusi kamera sebesar itu bukan yang pertama diproduksi Nokia. Sebelumnya,’raja’ telepon selular awal tahun 2000-an ini sudah pernah merilis Nokia 808 Pureview yang dilengkapi kamera 41MP. Hanya saja smartphone tersebut masih menggunakan OS Symbian Belle sehingga kurang menarik perhatian publik.

Dengan melepas seri Lumia 1020 yang berjalan pada platform Windows Phone, Nokia ingin bisa bicara lebih banyak dan tentunya mampu bersaing dengan produsen lainnya. Semenarik apakah Lumia 1020? Mari melihatnya lebih dekat lewat review berikut ini.


1. Bodi gemuk khas Lumia

Seperti seri Lumia lainnya, desain dari 1020 kurang lebih sama. Bentuk persegi panjang dan bodi 'gemuk' yang rata di bagian atas dan bawah masih bisa ditemui pada Lumia 1020.

Dengan ketebalan 10.4 mm, smartphone ini tampak sangat berisi jika dibandingkan dengan iPhone 5, Galaxy S4, atau HTC One.

Meski tebal dan punya bobot yang terbilang berat, 158 gram, Lumia 1020 ini ternyata mantap saat digenggam. Konstruksi unibodi dan balutan polycarbonate membuatnya terasa lebih solid dan tidak licin di tangan.

Desain dari bagian depan memang mirip dengan Lumia lainnya, tapi bagian belakang dari 1020 memiliki perbedaan yang sangat menonjol.

Modul hardware kamera dengan resolusi 41 MP tentunya membutuhkan ruang yang besar dan itu terlihat saat menengok punggung dari Lumia 1020. Area berbentuk lingkaran hitam di tengah warna kuning yang dominan jelas mencuri perhatian.

Adanya daerah yang menggembung tadi memang membuat tangan terasa asing saat menggengamnya. Wajar saja, karena pada umumnya bagian belakang dari sebuah telepon selular dibuat rata.

Untuk letak tombol tidak ada yang terlalu berbeda. Tombol volume, power, dan shutter kamera semuanya berjajar pada sisi kanan bodi. Speaker dan port micro USB terletak di bagian bawah dan 3.5mm headphone jack terdapat pada sisi atas.

2. Layar Sempit Cemerlang dan Hemat Energi
Sektor ini adalah salah satu poin yang cukup mengecewakan dari Lumia 1020. Dengan ukuran bodi yang lebih besar dari Samsung Galaxy S4, layar pada Lumia 1020 tidak lebih luas dari HTC One.

Bezel yang tampak begitu lebar di sekitar layar memakan tempat yang tidak sedikit dan membuat bentang panel pada Lumia 1020 hanya tersisa seluas 4.5 inch. Sangat kontras dengan ukuran bodinya yang setara smartphone  berlayar 5 inch.

Resolusi yang ditawarkan juga 'hanya' 1280 x 768 atau masih belum masuk kategori full HD. Ini tentunya menjadi kekurangan tersendiri karena Lumia 1020 sejatinya adalah smartphone flagship, setidaknya sebelum Lumia 1520 diluncurkan.

Walaupun kecil dan belum full HD, gambar yang ditampilkan memiliki kualitas reproduksi warna yang baik. Tingkat kecerahan, kontras, saturasi dan viewing angle juga patut diacungi jempol.

Dengan menggunakan jenis AMOLED, layar pada Lumia 1020 tidak memakan daya baterai yang banyak. Apalagi jika pengguna memakai theme dark dan wallpaper berwarna hitam. Pada layar bertipe AMOLED bagian berwarna hitam memang benar-benar tidak menyala meskipun smartphone diaktifkan.

Ini tentu menjadi hal positif yang membuat baterai dari Lumia 1020 menjadi lebih tahan lama. Apa lagi jika melihat angka yang ditawarkan pada baterai smartphone ini terbilang kecil.

3. Hardware Biasa, Performa Tidak Biasa
Sebenarnya tidak ada yang spesial dengan jeroan yang ditanamkan pada Lumia 1020. Prosesor dua inti Snapdragon S4 1.5 GHz besutan Qualcomm yang dipadukan dengan RAM 2GB memang bukan sesuatu yang terlihat wah untuk ukuran sebuah smartphone unggulan.

Beralih ke  baterai yang (lagi-lagi) biasa saja. Kapasitas daya pada Lumia 1020 cuma 2.000 mAh. Sangat kecil jika dibandingkan smartphone kelas atas lainnya yang umumnya punya kapasitas di atas 2.300 mAh.

Akan tetapi yang perlu diingat adalah Lumia 1020 ini berjalan dengan Windows Phone. OS yang tidak perlu sumber daya besar agar bisa berjalan lancar dan optimal.

Dengan spesifikasi yang disebutkan di atas, smartphone ini sudah mampu menjalankan berbagai aktivitas tanpa ada kendala berarti. Baterainya pun termasuk awet dan mampu bertahan kurang-lebih 18 jam dalam penggunaan daam intensitas sedang.

Ruang penyimpanan yang tersedia pada Lumia 1020 adalah sebesar 32 GB (21 GB yang bisa digunakan) dan tidak didukung dengan slot micro SD untuk menambah kapasitas. Sekilas kapasitas 32GB tadi memang terlihat cukup lega, tapi yang perlu diingat adalah smartphone ini mempunyai kamera dengan resolusi besar, 41MP.

Karena daya tarik utama dari smartphone ini adalah kamera, penggunanya pasti akan banyak memakainya untuk mengambil foto. Satu buah foto yang dihasilkan Lumia 1020 rata-rata memakan space 12-15 MB. Jelas sebuah angka yang besar untuk sebuah file foto.

Jadi jika terdapat 100 foto saja di galeri, secara kasar sudah sekitar 1.5 GB yang terpakai. Belum lagi jika pengguna menambahkan aplikasi, file musik dan film dalam jumlah besar. Kapasitas yang ada tadi akan cepat terkuras.

4. Kamera Super
Resolusi 41 MP, optik ZEISS, Xenon Flash dan OIS (Optical Image Stabilization) yang hadir pada kamera Lumia 1020 tentu menjadikannya terlihat sangat superior di antara kamera-kamera pada smartphone lainnya.

Untuk mengambil foto dengan Lumia 1020, pengguna bisa menggunakan aplikasi kamera bawaan Windows Phone, Nokia Pro Cam atau Nokia Smart Cam. Akan tetapi untuk dapat lebih memaksimalkan kemampuan dari Lumia 1020, maka lebih baik gunakan Nokia Pro Cam atau Nokia Smart Cam.

Ketika mengambil sebuah foto, Lumia 1020 akan menyimpannya dalam dua resolusi berbeda. Satu sebesar 38MP (34 MP untuk skala 16:9) dan yang lainnya oversampling 5MP.

Foto dengan resolusi full 38 MP tadi adalah file yang bisa diutak-atik lewat aplikasi Nokia Pro Cam. Sedangkan foto oversampling 5MP adalah file yang bisa dilihat pada gallery dan dapat dipakai untuk share di social media.

Kemampuan untuk melakukan reframe adalah satu fitur dari Nokia Pro Cam yang sangat menarik untuk dieksplor. Dengan melakukan reframe, pengguna bisa melakukan zoom in/out dan rotate untuk mendapatkan komposisi foto yang diinginkan.

Hadirnya resolusi yang sangat besar tadi membuat detail-detail pada foto tetap terjaga dengan baik meskipun di-zoom in hingga maksimal.

Lalu apakah foto dengan resolusi 38 MP hanya dapat diedit lewat aplikasi Nokia Pro Cam saja? Tentu tidak. File dengan resolusi besar tadi tetap dapat diakses saat smartphone ini terhubung ke komputer lewat USB.

Selain fitur reframe, kontrol yang begitu leluasa adalah kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh Lumia 1020. Pengaturan ISO, brightness, white balance, fokus, bahkan shutter speed bisa diatur secara manual dengan sangat mudah. 

Keleluasaan kontrol seperti itu tentunya merupakan kabar gembira bagi mereka yang senang bereksperimen dengan setting untuk mendapatkan foto terbaik.

Untuk pilihan modus pengambilan gambar, apa yang ditawarkan Lumia 1020 bisa dikatakan biasa saja. Selain fitur manual dan auto, pilihan yang tersedia pada Nokia Pro Cam hanya mode night dan juga sport.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, selain Nokia Pro Cam, Lumia 1020 juga memiliki Nokia Smart Cam. Best Shot, Action Shot, dan kemampuan untuk menghilangkan objek tertentu adalah fitur yang ada pada Nokia Smart Cam.

Berikut ini adalah beberapa sample foto yang diambil menggunakan Lumia 1020. Untuk ukuran asli bisa dilihat di http://bit.ly/1hWmfyT





Bicara soal kamera pada smartphone tentu tidak lepas dari kualitas video yang dihasilkan. Dengan Lumia 1020, pengguna bisa dapat mengambil video beresolusi full HD 1080p (30 FPS) dengan kualitas yang sangat baik.

Dukungan teknologi canggih pada kamera berkontribusi besar atas video berkualitas prima yang dihasilkan dengan Lumia 1020.

Objek pada video tampil bagus, sekalipun telah di-zoom hingga batas maksimal. Input suara yang direkam juga bisa dikatakan baik untuk ukuran sebuah smartphone.

Penasaran seperti apa hasil video dari Lumia 1020? Di bawah ini adalah sample video yang direkam pada saat acara malam puncak Hut 12 tahun Trans Media beberapa waktu yang lalu.

Daya tarik terbesar dari Lumia 1020 adalah kamera yang punya resolusi ekstra besar, 41MP. Tidak hanya besar di resolusi, hadirnya optik ZEISS, OIS, dan juga Xenon flash juga memberikan nilai tambah tersendiri.

Soal kualitas foto, hasil yang didapatkan lewat smartphone ini memang luar biasa. Baik dalam kondisi cahaya yang ideal atau tidak, foto yang dihasilkan tetap tampil prima.

Kemampuan untuk melakukan reframe pada Nokia Pro Cam juga menjadi highlight tersendiri yang membedakan Lumia 1020 dengan para pesaingnya.

Spesifikasi prosesor dan RAM memang biasa saja. Akan tetapi itu semua sudah cukup untuk membuat Lumia 1020 ini mampu beroperasi dengan baik. Baterai pun terbilang awet meskipun hanya berkapasitas 2.000 mAh.

Hal yang menjadi poin minus pada Lumia 1020 adalah antara lain adalah layarnya. Bezel yang begitu lebar memangkas luas layar menjadi hanya 4.5 inch. Bodinya yang tebal juga membuat lumia 1020 ini terasa sangat sesak saat dimasukan ke dalam saku.

5. Kesimpulan
Daya tarik terbesar dari Lumia 1020 adalah kamera yang punya resolusi ekstra besar, 41MP. Tidak hanya besar di resolusi, hadirnya optik ZEISS, OIS, dan juga Xenon flash juga memberikan nilai tambah tersendiri.

Soal kualitas foto, hasil yang didapatkan lewat smartphone ini memang luar biasa. Baik dalam kondisi cahaya yang ideal atau tidak, foto yang dihasilkan tetap tampil prima.

Kemampuan untuk melakukan reframe pada Nokia Pro Cam juga menjadi highlight tersendiri yang membedakan Lumia 1020 dengan para pesaingnya.

Spesifikasi prosesor dan RAM memang biasa saja. Akan tetapi itu semua sudah cukup untuk membuat Lumia 1020 ini mampu beroperasi dengan baik. Baterai pun terbilang awet meskipun hanya berkapasitas 2.000 mAh.

Hal yang menjadi poin minus pada Lumia 1020 adalah antara lain adalah layarnya. Bezel yang begitu lebar memangkas luas layar menjadi hanya 4.5 inch. Bodinya yang tebal juga membuat lumia 1020 ini terasa sangat sesak saat dimasukan ke dalam saku.

Dengan berjalan pada OS yang masih minim aplikasi, tentu membuat sebagian orang berpikir ulang sebelum meminang salah satu smartphone andalan Nokia ini.

Akan tetapi jika Anda memang pengguna setia Windows Phone atau orang yang mencari smartphone dengan kualitas kamera luar biasa, maka Lumia 1020 ini layak untuk dibawa pulang.

Plus:
+ Kamera smartphone terbaik saat ini
+ Build Quality yang solid
+ Baterai tahan lama

Minus
- Bodi yang tebal
- Layar sempit

Spesifikasi
Dimensi: 130.4 x 71.4 x 10.4 mm
Layar : 768 x 1280 pixels, 4.5 inch (332 ppi)
Kapasitas Penyimpanan Internal : 32 GB tanpa slot micro SD
Kamera : 
Utama: 41 MP Carl Zeiss optics, optical image stabilization,  Xenon & LED flash
Depan: 1.2 MP
Video : 1080p, 30fps(Kamera utama) dan 720p, 30fps(Kamera Depan)
Prosesor dan RAM: Dual-core Qualcomm Snapdragon S4 1.5 GHz,  RAM 2GB
GPU: Adreno 225
OS: WP 8 dan bisa upgrade ke WP 8 Amber
Kamis, 19 Desember 2013
Rayuan Nokia Goda Pengguna Android Indonesia

Rayuan Nokia Goda Pengguna Android Indonesia

Pasar smartphone Indonesia semakin seksi dengan tingkat pertumbuhan stabil. Nokia pun menganggap penting pasar Tanah Air dan tidak takut pada ketatnya persaingan.

"Persaingan sampai kapanpun selalu ketat. Pastinya Indonesia ini pasarnya begitu besar sehingga masih ada banyak kesempatan," sebut Chris Weber, Executive Vice President Sales and Marketing Nokia dalam wawancara media terbatas di Hotel Mulia, Kamis (19/12/2013).

Saat ini, salah satu pesaing Nokia di Indonesia adalah ponsel Android yang makin banyak saja jumlah penggunanya. Namun Weber meyakini produk smartphone Nokia lebih superior dibandingkan Android. Misalnya di sektor kamera.

"Kami punya teknologi mengagumkan yang perlu ditunjukkan kepada konsumen. Jika kami punya waktu 15 menit saja untuk menunjukkan kemampuan Lumia, bisa saja pengguna ponsel lain akan beralih," ujar Chris.

"Ada yang bilang menggunakan Windows Phone itu susah. Mungkin ada kesan menggunakan platform selain Android itu susah. Saya bisa buktikan sebaliknya," lanjut Chris.

Chris pun pernah menantang seorang pengguna ponsel Android untuk adu cepat memposting konten di Facebook dengan Nokia Lumia, dimulai dari kondisi ponsel mati. Hasilnya, Lumia menang dan pengguna Android itu dihukum harus memposting tulisan 'I Love Lumia'.

"Untuk menyukseskan sebuah platform tidak bisa serta merta. Saat ini kami membuat beberapa experience zone ponsel Nokia yang langsung bisa dicoba konsumen," ujar William Hamilton-Whyte, General Manager Nokia Indonesia dalam kesempatan yang sama.

Strategi tersebut diyakini akan membuat konsumen terpikat dengan Windows Phone setelah menjajalnya secara langsung. Dan pada akhirnya mereka diharapkan membeli ponsel Lumia.

"Kami juga akan terus menawarkan portofolio produk beragam di Indonesia dengan rentang harga bermacam macam," tambah Cris.
Selasa, 17 Desember 2013
Nokia Batalkan Bikin Smartphone Android

Nokia Batalkan Bikin Smartphone Android

Nokia Lumia
Saat ini Nokia sepertinya tengah bimbang memilih peluang bisnis untuk memperbaiki kemampuan perusahaan. Bahkan Nokia dikabarkan akan mengembangkan smartphone Android yang diberi nama Normandy yang mendapat perhatian publik, tetapi sepertinya rencana tersebut batal dilakukan.

Proyek Normandy sayangnya tak akan dilanjutkan oleh perusahaan yang dulu dikenal sebagai raja ponsel tersebut. Tapi batalnya proyek tersebut, Nokia saat ini malah tengah konsentrasi untuk menggarap perangkat wearable.

Dilansir dari Unwiredview, menurut laporan Cina CTech, Nokia telah memutuskan untuk tidak  melanjutkan proyek smartphone Normandy tersebut. Penghentian tersebut dilakukan karena adanya intervensi langsung oleh Microsoft.

Selain menghentikan proyek perangkat Android, Nokia juga tak akan melanjutkan pengembangan prototype tablet miliknya. Termasuk di antaranya adalah Nokia Illusionist alias Lumia 2020 serta tablet lain berukuran 7 inci yang menggunakan prosesor Snapdragon 400.

Rencana pengembangan Nokia Normandy itu pun sebenarnya masih bisa dilakukan. Karena proses pengembangan Nokia Normandy dilakukan oleh bagian CTO Nokia dan bukan merupakan anggota dari divisi Mobile Devices and Services yang bakal bergabung ke tubuh Microsoft.

Alih-alih melakukan hal tersebut, Nokia memilih untuk mengembangkan perangkat berupa kacamata cerdas. Kacamata cerdas tersebut bahkan sudah masuk dalam daftar roadmap Nokia untuk tahun 2015.
Sebelumnya, sebuah teknologi milik Nokia juga telah digunakan oleh Vuzix dalam kacamata cerdas terbarunya. Jadi, tidak mengherankan kalau Nokia memutuskan untuk mengembangkan sebuah kacamata cerdas sendiri.

Baca Juga :
Kamis, 28 November 2013
Nokia Lumia 525: Penerus Lumia 520 Dengan RAM Lebih Besar

Nokia Lumia 525: Penerus Lumia 520 Dengan RAM Lebih Besar

Sejak diakuisisi oleh Microsoft, Nokia terus menunjukan keseriusan untuk tetap eksis di pasar smartphone. Setelah mendulang sukses dengan smartphone entry-level Lumia 520, Nokia kini memperkenalkan Nokia Lumia 525.

Diposisikan sebagai penerus dari Lumia 520, Nokia Lumia 525 masih mengadopsi bentuk yang serupa dengan pendahulunya. Smartphone terbaru dari Nokia ini bahkan memiliki dimensi dan bobot yang sama persis dengan kakaknya.

Kemiripin akan semakin terlihat jelas saat melongok “jeroan” smartphone yang masih mengandalkan prosesor dual-core Snapdragon S4 1GHz ini. Satu-satunya perubahan yang tampak adalah pada peningkatan RAM saja. Jika pada Lumia 520 Nokia meletakkan RAM sebesar 512, kini Nokia meningkatkan kapasitasnya menjadi 1GB.


Penambahan kapasitas RAM saja merupakan sebuah update yang cukup minim. Namun mengingat kendala yang muncul saat Lumia 520 menjalankan aplikasi yang membutuhkan RAM lebih dari 512MB, rasanya peningkatan ini dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi yang haus memori.

Nokia sendiri masih belum mengeluarkan informasi resmi terkait harga dan waktu peredaran smartphone terbarunya ini ke pasaran, terutama pasar Indonesia. Tapi jika melihat spesifikasi yang dibawa oleh Lumia 525, kami memperkirakan smartphone ini akan dilepas ke pasaran pada kisaran harga dibawah 2 juta rupiah.

Baca Juga :

SpesifikasiNokia Lumia 525
ProsesorSnapdragon S4 1GHz dual-core
RAM1GB
MemoriInternal 8GB + microSD (hingga 64GB)
Layar4-inci resolusi 480x800pixel
OSWIndows Phone 8
KonektivitasHSDPA, WiFi, Bluetooth 4.0, jack audio/mikrofon 3.5mm
Dimensi119.9x64x9.9mm
Bobot124 gram  
Sabtu, 02 November 2013
Nokia Turunkan Harga Lumia 625

Nokia Turunkan Harga Lumia 625

Lumia 625
Setelah diperkenalkan awal bulan ini, Nokia akhirnya memasarkan ponsel seri Lumia 625 ke Indonesia. Smartphone warna-warni dengan sistem operasi Windows Phone 8 ini dijual dengan harga yang sedikit lebih murah.

Jika pada awal perkenalannya disebutkan banderolnya Rp 2,9 juta, namun dalam keterangan terbarunya, Selasa (29/10/2013), harga ponsel ini turun jadi Rp 2,8 juta.

"Dengan harga ritel Rp 2.799.000, Nokia Lumia 625 sudah tersedia di semua Nokia Store, Lazada.com, Blibli.com dan Erafone.com mulai 25 Oktober dan distributor kerja sama Nokia seperti Erafone, Okeshop, Sentraponsel dan Global Teleshop mulai 1 November 2013," demikian sebut Nokia.

Nokia Lumia 625 dengan lebar layar 4,7 inci ini hadir dengan pilihan lima cover semi transparan yang bisa digonta-ganti, dalam warna oranye, hijau cerah, kuning, putih dan hitam.

Selain dijual secara ritel, Lumia 625 juga dipasarkan secara bundling melalui kerja sama dengan Telkomsel. Selama masa promosi, pembeli Nokia Lumia 625 bisa mendapatkan paket data Simpati sebesar 6GB, 300 menit talktime, dan 300 SMS selama 3 bulan, serta cash back hingga Rp 450 ribu.

"Dengan koleksi lebih dari 18 juta lagu, aplikasi dan game baru, Nokia menghadirkan hiburan yang lebih kaya dengan layar 4,7 inch yang menawan," kata Presiden Director Nokia Indonesia William Hamilton-Whyte, dalam peluncuran Lumia 625 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dikatakan William, akses lagu yang melimpah ini bisa diakses di Nokia Music secara gratis. Pria kelahiran Kenya ini mengatakan koleksi lagu Nokia Music sangat lengkap dari berbagai genre musik dan artis lama maupun baru

Baca Juga :
Nokia Lumia 925 Dijual Rp 6,2 Juta

Nokia Lumia 925 Dijual Rp 6,2 Juta

Nokia Lumia 925
Nokia mengumumkan ketersediaan Lumia 925 di Indonesia. Sebagai interpretasi baru dari pendahulunya Lumia 920, Nokia Lumia 925 menghadirkan desain berbalut metal dan fitur kamera PureView.

Lumia 925 termasuk smartphone premium Nokia yang berbasis Windows Phone 8. Ia dipersenjatai prosesor dual core Snapdragon 'krait' 1,5 GHz, RAM 1 GB, memori internal 16 GB dan layar Amoled 4,5 inch dengan resolusi WXGA (768x1280 pixel) dengan Gorilla Glass 2.

Kamera Lumia 925 mengusung sensor 1/3,2 inch backside-iluminated dengan resolusi 8,7MP. Untuk mengantisipasi minimnya cahaya saat pengambilan gambar, Nokia membenamkan sebuah xenon flash di belakangnya.

Ditambah aperture lensa Carl Zeiss yang tetap mengusung bukaan lebar yakni f2/.0, menguntungkan saat pemotretan di kondisi low light. Fitur optical image stabilisation juga tetap dipertahankan.

Cover wireless charging dapat ditambahkan pada bagian belakang untuk isi ulang baterai nirkabel. Cover dijual secara terpisah, tersedia dalam pilihan warna putih, hitam, kuning dan merah.

Bermitra dengan Indosat, Lumia 925 tersedia dengan paket data Mentari 12GB untuk tiga bulan. Ia mulai tersedia 1 November seharga ritel Rp 6,2 juta di Nokia Store, Erafone, Sentraponel, Oke Shop juga online store Lazada.com, Blibli.com dan Lojai.com. Berminat?

Baca Juga :
Jumat, 25 Oktober 2013
Nokia Lumia 625 : Ponsel Kelas Menengah

Nokia Lumia 625 : Ponsel Kelas Menengah



Nokia Lumia 625

Nokia telah resmi meluncurkan Lumia 625 di Indonesia. Perangkat ini adalah ponsel Windows Phone 8 kelas menengah yang meneruskan tongkat estafet dari Lumia 620.

Kendati namanya hanya berbeda satu angka dari sang pendahulu, Lumia 625 menyuguhkan sejumlah perubahan yang cukup berarti, seperti dirasakan saat menggenggam perangkat ini pada acara peluncuran hari Selasa (8/10/2013) kemarin di Jakarta.

Perubahan yang paling terlihat mungkin adalah ukuran layar yang kini memiliki bentang 4,7 inci, naik cukup jauh dari 3,8 inci pada Lumia 620. Resolusinya sendiri tetap pada 800 x 480 sehingga tampilan layar Lumia 625 tak setajam ponsel-ponsel lain seukurannya yang biasa mengusung resolusi 1280 x 720 ke atas, meski warna-warna tetap tampak cemerlang.

Karena ukurannya itu, Lumia 625 tampak sepadan ketika disandingkan dengan produk-produk smartphone masa kini dari produsen lain, semacam Galaxy S4 dan Xperia Z. Layar berukuran jumbo memang menjadi tren di dunia smartphonebelakangan ini. Mungkin karena faktor dimensi fisik itu pula, kapasitas baterai bisa didongrak dari 1.300 mAh pada Lumia 620 menjadi 2.000 mAh.

Perubahan lain adalah kecepatan prosesor dual-coreSnapdragon S4 yang naik dari 1 GHz menjadi 2 GHz. Di luar dua aspek itu (dan konektivitas LTE yang belum bisa dipakai di Indonesia), spesifikasi selebihnya serupa dengan Lumia 620, mencakup RAM 512 MB, media penyimpanan internal 8 GB, slot Micro-SD yang mendukung kartu memori hingga 64 GB, dan kamera 5 megapiksel dengan flash LED.
Dari segi bentuk fisik, Lumia 625 terbilang agak berbeda dari Lumia 620 karena, itu tadi, ukuran layarnya yang lebih lebar. Bingkai (bezel) di sisi kanan dan kiri display lebih tipis untuk mengakomodasi panel layar sentuhyang lebih bongsor. Sudut-sudutnya pun terlihat sedikit lebih kaku dan tak terlalu membulat.

Bagian depan Lumia 625 dilapisi kaca Gorilla Glass anti-gores yang tampak hitam mengilap, kontras dengan bagian belakangnya yang menggunakan plastik berwarna dengan tekstur matte yang terasa kesat di tangan. Konsep desain ini diaplikasikan secara merata di seluruh lini smartphone Lumia milik Nokia, mulai Lumia 520 hingga yang teratas Lumia 1020.

Cover belakang Lumia 625 bisa dilepas untuk mengakses slot kartu SIM dan Micro-SD, tetapi baterainya tak dapat dicopot seperti pada Lumia 620.
Adapun layout tombol tetap sama, seperti halnya perangkat Windows Phone lain dari Nokia, dengan tiga softbutton "home", "search" dan "return" di bagian muka. Sisi kiri bersih dari tombol, yang hampir semuanya dimuat di sebelah kanan, mencakup tombol power, pengatur volume, dan shutter kamera. Konektor jack audio 3,5 mm dimuat di bagian atas.

Apabila tidak ingin memakai tombol shutter kamera, pengguna masih bisa mengambil gambar dengan menyentuh ikon kamera pada interface.
Fitur kamera merupakan andalan lain dari Lumia 625. Aplikasi Smart Camera yang tertanam di OS ponsel ini memiliki sejumlah kemampuan tambahan, yaitu "Action Shot", "Remove Moving Objects", "Change Faces", dan "Motion Focus". Kebanyakan fitur tersebut bergantung pada kemampuan Lumia 625 mengambil banyak gambar dalam sekali jepret.

Ketika memasuki pasaran Indonesia menjelang akhir Oktober nanti, Lumia 625 akan menjadi andalan Nokia dalam menyasar segmen menengah dan kaum muda. Ponsel ini dibanderol seharga Rp 3 juta. Mampukah Lumia 625 menarik minat pengguna di Tanah Air?

Baca Juga :

Minggu, 20 Oktober 2013
Otobiografi Mantan CEO Ungkap Sebab Kejatuhan Nokia

Otobiografi Mantan CEO Ungkap Sebab Kejatuhan Nokia

Sejumlah kesalahan dan kegagalan diakui sebagai penyebab jatuhnya Nokia dari panggung tertinggi pasar teknologi telekomunikasi global. Kegagalan membaca perubahan kebutuhan konsumen adalah salah satunya.

Mantan Chief Executive Officer (CEO) Nokia, Jorma Ollila, mengungkapkan sederet kesalahan dan kegagalan Nokia itu dalam buku otobiografi yang jika diterjemahkan berjudul Sukses yang Mustahil. Perusahaan yang bermarkas di Helsinki, Finlandia, itu, menurut Ollila, telah gagal sejak 2001 untuk mempertahankan peran sebagai inovator utama telepon seluler.

Dikutip dari AP, Kamis (17/10/2013), Ollila menggambar dalam otobiografinya bahwa beberapa produk keluaran Nokia adalah produk gagal. Kegagalan membaca konsumen, sebut dia, misalnya soal tren telepon seluler model buka tutup (clamshell) dan layar sentuh (touch screen).

Lewat buku otobiografi ini, Ollila menegaskan bahwa Nokia adalah peringatan menyakitkan tentang ketertinggalan teknologi perangkat lunak dan jawaban atas tantangan teknologi lainnya. Menjual Nokia pada "lawan bebuyutan" Microsoft merupakan kejadian dramatis dan berani.

Nokia berdiri pada 1865 di Finlandia, meski bukan bermula dari bidang teknologi informasi, apalagi teknologi seluler. Sampai akhir 2012, perusahaan ini telah memiliki 100.000 tenaga kerja di 120 negara.

Produk Nokia menembus pasar 150 negara. Penurunan kinerja penjualan Nokia mulai terjadi pada 2001. Pasar mereka pelan-pelan terus tergerus produk telepon pintar, dimulai oleh BlackBerry, iPhone, dan Samsung.

Baca Juga :
Nokia-HTC Menyiapkan Ponsel Windows Dual SIM
Nokia 107 & 108, Feature Phone Dual SIM Rp 300 Rib...
Nokia Lumia 625 hadir di Indonesia
Nokia mengalahkan BlackBerry
Jumat, 11 Oktober 2013
Nokia-HTC Menyiapkan Ponsel Windows Dual SIM

Nokia-HTC Menyiapkan Ponsel Windows Dual SIM

Windows Phone
Di sejumlah pasar, smartphone dual SIM tampaknya digemari banyak pengguna. Namun kebanyakan ponsel tersebut berbasis Android. Nokia dan HTC sebagai pemain pasar Windows Phone, kabarnya tengan menggarap ponsel dual SIM berbasis Windows.

Dikutip dari Ubergizmo, Jumat (11/10/2013), seperti umumnya ponsel dual SIM, perangkat ini memiliki kemampuan dual standby. Dua kartu aktif secara bersamaan dan salah satu kartu akan secara otomatis inactive jika salah satu kartu sedang dipakai.

Namun keduanya tidak terburu-terburu untuk merilis perangkat ini. Nokia disebut-sebut belum akan merilisnya, setidaknya tidak hingga akhir tahun ini. HTC sendiri berencana merilisnya di 2014.

Belum ada informasi lebih detail lainnya mengenai perangkat ini, termasuk soal spesifikasi, fitur, perkiraan harga dan ketersediaannya. Baik HTC maupun Nokia tidak memberikan komentar apapun terkait dengan laporan ini.

Khusus bagi HTC, jika benar perusahaan asal Taiwan ini membuat Windows Phone dual SIM, akan sekaligus membantah rumor yang beredar sebelumnya. Beberapa waktu lalu, HTC dikabarkan tak mau lagi membuat Windows Phone.

Sebelum Nokia ikut membuat ponsel Windows Phone, HTC merupakan vendor terbesar yang memiliki beragam tipe ponsel berbasis sistem operasi tersebut. Kini HTC hanya memiliki sekitar 5% dari total populasi Windows Phone, jauh tertinggal dari Nokia yang mencapai 80%. Sedangkan posisi kedua diisi oleh Samsung.

Data ini memunculkan spekulasi bahwa HTC mulai menjauh dari Windows Phone. Selain itu HTC juga harus berkonsentrasi mempertahankan pangsa pasar mereka di Android. Hingga saat ini, HTC memang masih masuk 5 vendor besar pembuat ponsel Android, namun jika tidak dipertahankan bukan tidak mungkin posisi mereka akan digeser oleh para pemain baru. (sumber:detik.com)

Baca Juga :
Rabu, 09 Oktober 2013
Nokia Lumia 625 hadir di Indonesia

Nokia Lumia 625 hadir di Indonesia



Bagi Anda yang gemar menikmati fitur musik dan multimedia di smartphone, pada hari ini (08/10/2013) Nokia secara resmi merilis Lumia 625 yang menghadirkan beragam fitur dan inovasi terbaru untuk dinikmati pengguna seperti misalnya melalui Nokia Music dan Mix Radio, dan berbagai pilihan game dan aplikasi lain.

“Nokia terus berinovasi dan menciptakan perbedaan dalam pasar mobile dengan meluncurkan produk perangkat pintar terbaru, Nokia Lumia 625. Dengan koleksi lebih dari 18 juta lagu, aplikasi dan game baru, Nokia bertujuan menghadirkan hiburan yang lebih kaya dengan layar 4.7-inci yang menawan pada khalayak yang lebih luas.” ungkap William Hamilton-Whyte, President Director, Nokia Indonesia.


Dengan Nokia Lumia 625, pengguna dapat menikmati 18 juta koleksi lagu melalui layanan Nokia Music. Selain Nokia Music, juga terdapat Mix Radio yang merupakan aplikasi untuk menemukan musik-musik seru, menawarkan layanan musik dengan streaming tanpa iklan dan tanpa perlu mendaftar atau berlangganan. Anda dapat menikmati lebih dari 150 mix yang telah disusun oleh tim ahli dari Nokia atau menciptakan mix sendiri dengan memilih tiga artis favorit. Lalu Nokia Music akan membuat campuran lagu yang terinspirasi dari artis-artis tersebut. Pengguna juga dapat mengunduh 4 mix untuk didengarkan secara gratis tanpa harus terhubung ke Internet.

Di waktu yang sama, Nokia juga mengumumkan kolaborasi bundling eksklusif selama tiga bulan dengan Telkomsel. Setiap paket penjualan Nokia Lumia 625 akan dilengkapi paket data khusus, termasuk akses data 6GB, panggilan 30 menit dan 300 SMS (sesama pengguna Telkomsel) dengan hanya Rp 30.000.
Nokia Lumia 625 akan tersedia di Indonesia mulai akhir Oktober 2013 dengan harga Rp2.999.000 dalam 5 pilihan cover semi transparan yang bisa diganti-ganti dalam warna orange, hijau cerah, kuning, putih dan hitam. 

Smartphone WP8 ini mengandalkan layar IPS berukuran 4,7 inci dengan resolusi WVGA (480×800 pixel) yang memiliki kerapatan pixel 201ppi. Layarnya ini juga sudah dilapisi Gorilla Glass 2 sehingga lebih tahan terhadap goresan. Sama seperti layar Lumia 920, layar Lumia 625 dapat dioperasikan dengan kuku dan sarung tangan.

Spesifikasinya juga cukup bagus; dengan memadukan prosesor Snapdragon S4 (Krait) dual-core 1,2GHz, RAM 512MB, dan memori internal 8GB yang dapat diperluas melalui slot microSD. Di bagian belakang, kamera utamanya mampu merekam foto 5 megapixel dan video HD, sementara kamera di depan terbatas menangkap foto berkualitas VGA. Juga ada flash LED dan mikrofon HD untuk membantu perekaman video di kondisi cahaya remang-remang. Nokia Lumia 625 juga telah dilengkapi fitur Smart Camera dan Cinemagraph seperti di Lumia 920.

Koneksi data cukup baik, dengan adanya HSPA+ dan 4G LTE, melengkapi koneksi standar seperti Bluetooth 4.0, GPS+GLONASS, dan Wi-Fi. Untuk baterai, Lumia 625 dilengkapi baterai berkapasitas 2000 mAh yang diklaim memiliki waktu bicara hingga 15 jam.

Dapat dibeli di Lazada, belanja murah dan mudah....

Baca Juga : Nokia Lumia 929 di balut warna putih

Spesifikasi
Nokia Lumia 625
Prosesor
Snapdragon S4 dual-core 1,2GHz
Layar
IPS 4,7 inci WVGA (480×800 pixel) dengan Gorilla Glass 2
Kamera
5 megapixel autofocus, LED flash dan VGA (depan)
RAM
512MB
Memori
internal 8GB dengan slot microSD
Konektivitas
USB2.0, BT 4.0+ LE, WLAN IEEE 802.11b/g/n, A-GPS & Glonass, 3.5 mm audio connector
Baterai
2000mAh
Dimensi
133.25 x 72.25 x 9.15 mm
Bobot
159 gram


Breaking News
Loading...
Kirim Iklan
Press Esc to close
Copyright © 2013 Toko Handphone Ponorogo All Right Reserved